Jumat, 30 September 2011

TAK MUDAH BAGIKU

tak mudah mengakui bahwa engkau
begitu berarti tukku
ku rasa ku tlah sampai diujung
nadiku bahwa engkau adalah
pelitaku
tak jua kupungkiri ternyata engkau yang slalu dihati
bunga hati mulai mekar tanpa bisa
tercegah
ingin kuhentikan sang waktu lalu
mengenyahnya karna aku terlalu
takut akan rasa yang ada salahkah aku jika perhatiannmu
membuatku terbuai dalam selaksa
malam 


tak ingin menghadirkan rasa ini
dhatiku karna aku tlah terbiasa
ksendirian tanpa brteman tapi aku jua hanya manusia biasa
yang inginkan kehangatan kasih
dalam dekapan cintamu
dalam ketulusan tanpa harus tersakiti
olehnya
aku menangis dalam rintihan panjang malamku
kuingin kau,..tak inginkan hal lain
didunia ini
tak mudah mengatakan ya dalam
kesadaran tuk mu
tak lelah ku beranjak menjauh darimu namun kau tak jua
melepaskan ku tuk menjauhiku
lelah aku berlari dari
bayanganmu,..jemu aku menjauh
darimu
malam dingin slalu hadir dalam malamku
kuingin kau menjadi selimut dalam
malamku ,..dalam hatiku
bisakah kau menjadi apa yang
kumau,..kuinginkan,..kuharapkan
takkan jera aku memintamu tuk tetap disini,..dalam hatiku,..dalam malamku
takkan pernah ada yang mampu
menggantikanmu dari hatiku
tapi aku tak jua ingin bersamamu
karna aku takut menatap hidup
yang tercipta aku takut melihat airmata tertumpah
lagi,..
aku lelah membenci lagi
ternyata tak mudah tuk bisa
berkompromi hatiku dengan
logikaku mengapa tak bisa tersatukan hati
dan otakku?
sampai kapankah ketakutanku akan
berakhir,..
apakah aku memang ditaqdirkan tuk
terus kesendirian karna rasa takut yang begitu hebatnya
ataukah kau bukan orang yang
tepat tuk ku
hingga aku masih meragukan setiap
detik yang tercipta dalam
kebersamaan ini ataukah memang tak pernah nyata,..
tak mudah,..sangat tak mudah
walau hati mulai merona karna
bunga mulai mekar
tak mudah tuk mengakui hatiku
untukmu,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar