Minggu, 18 September 2011

MALAM

malam kian merana karna
ketuaannya...tak ada sapa lembut
sang rembulan
karna kian pekat kelam ... kian tak
terengkuh oleh mu wahai sang dewi
malam nanar ku tatap malam..sesak dadaku
mengingatmu..
tak pernah kutahu kau ada
dimana..apa yang kau sedang
lakukan..bahkan bersama siapa...
malam kian beranjak menjauh.. kian sepi terasa kesendirian ini..
ingin menangis bahkan bersandar
pada sebuah bahu ... tapi aku tak
punya keberanian untuk
mengakuinya
ingin menaruh impian mengayuh kehidupan bersama..
menghabiskan sisa usia
bersama...tapi aku terlalu takut untuk
mengetahui akhir cerita ini
malam...tetaplah mnjadi malam..
biarkan aku tetap dalam kesendirianku..hanya kau sang
malam temanku..
hingga kelak tiba
saatnya...seseorang yang dengan
ketulusannya merangkuh aku dalam
hidupnya.. membiarkanku memeluk erat serta ikhlas menghabiskan sisa
hidupnya bersamaku
malam..kapankah berganti ??

Tidak ada komentar:

Posting Komentar